
BORNEO24JAM.COM,BANJARBARU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) untuk menghadirkan kampus negeri di “Bumi Murakata” kembali ditegaskan.
Bersama Tim Percepatan Pendirian PSDKU, Pemkab HST dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mematangkan penyusunan proposal perbaikan (re-submission) yang akan diajukan kembali ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Rapat koordinasi digelar pada Senin (16/2/2026) di Ruang Rapat Hotel Novotel Banjarbaru. Bupati HST Samsul Rizal diwakili Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar beserta tim kerja.
Pertemuan ini difokuskan pada penyempurnaan seluruh catatan evaluasi tahap pertama, termasuk penguatan data dukung dan penajaman substansi berbasis kekhasan wilayah Banua Enam.
Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi menegaskan, seluruh aspek yang menjadi perhatian pada pengajuan sebelumnya telah dibedah secara detail.
“Kita ingin memastikan saat proposal ini diserahkan kembali tidak ada lagi kekurangan. Mulai dari kesiapan sarana prasarana, legalitas lahan, dukungan anggaran operasional, hingga substansi akademik seperti kurikulum dan kesiapan dosen. HST siap menjadi tuan rumah pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat Banua Enam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat tiga poin krusial yang telah disempurnakan dalam proposal re-submission, yakni:
Validasi Aset dan Infrastruktur – Kepastian legalitas lahan dan gedung perkuliahan.
Komitmen Sumber Daya Manusia – Kesiapan tenaga kependidikan serta dukungan bagi dosen pengajar.
Kajian Akademik – Penajaman relevansi program studi dengan potensi ekonomi daerah Hulu Sungai Tengah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, memastikan kolaborasi antara Pemkab HST dan Tim PSDKU ULM berjalan sangat intensif.
“Revisi pada submit kedua ini sangat komprehensif. Kami menjawab secara rinci aspek-aspek teknis yang kemungkinan menjadi perhatian asesor pusat. Dengan dukungan penuh Bupati dan DPRD, kami optimis izin operasional PSDKU dapat segera terbit,” jelasnya.
Anhar menyebut, dokumen perbaikan ditargetkan resmi diunggah ke sistem SIAGA Kemendikbudristek pada Februari 2026 ini. Dengan demikian, proses visitasi dari Kemdiktisaintek diharapkan dapat segera terjadwal, sehingga izin operasional bisa terbit dan sosialisasi kepada masyarakat dapat dilakukan lebih panjang sebelum semester ganjil 2026 dimulai.
Dalam rapat tersebut, berbagai evaluasi dari Prof. Hari dan Dr. Abimayu turut menjadi bahan penyempurnaan. Para Dekan dan Ketua Program Studi diminta bergerak cepat melakukan perbaikan.
“Ketua Tim PSDKU ULM, Dr. Anshar Noor, menargetkan pada Senin, 23 Februari 2026 seluruh Prodi sudah melakukan submit atas hasil evaluasi hari ini,” tambah Anhar.
Kehadiran PSDKU ULM di Barabai diproyeksikan memberi dampak berkelanjutan. Selain memperluas akses pendidikan tinggi negeri bagi lulusan SMA/SMK di HST dan wilayah sekitar seperti Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tabalong dan Tapin, keberadaan kampus ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui aktivitas mahasiswa dan sivitas akademika.
Dengan langkah percepatan yang terus dimatangkan, Pemkab HST optimistis PSDKU ULM segera terwujud dan menjadi tonggak baru kemajuan pendidikan di Bumi Murakata.(mask95).
Tidak ada komentar